Genre not found
Artist not found
Album not found
Song not found

Secukupnya
Hindia Lyrics


Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
Tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri mengais validasi

Dan aku pun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu
Yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
Ah ah ah ah
Sia-sia pada akhirnya
Putus asa terekam pedih semua
Masalahnya lebih dari yang secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati Ayah Ibu sendiri
Komitmen lama mati hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian yang terbakar sirna
Mengapur berdebu

Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
Ah ah ah ah
Secukupnya kan masih ada
Penggantinya belum waktunya kau bisa
Menjawabnya ah ah ah ah ah secukupnya

Semua yang sirna kan kembali lagi
Semua yang sirna kan nanti berganti

Lyrics © O/B/O APRA AMCOS

Lyrics Licensed & Provided by LyricFind
To comment on specific lyrics, highlight them
Most interesting comments from YouTube:

Retno Aditya

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu

Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



Agan

[Just in case of someone out there needs subtitles, here it is]

Sufficiently by Hindia


When did the last time you get to sleep well? (Peaceful)
Not having to worry about what is coming
For tomorrow days
In a broken-hearted body
Controlled by salary
Racing to vanity
Reaping for validation


And now I'm here
Just like I'm the best
To calm you down
Who feels curbed by the world
That was never fair

We are all loser

Lift up your drink now let's celebrate this sadness (Aaa~)
It's vain (In the end)
Desperate (Everything recorded painfully)
The problem (Is more than)
Sufficiently



Record a picture of you that has been for years (Ago)
Kids are broken-hearted
Parents are living lonely
Commitment been deceased
An empty relationship


A throwback of what you've been through
You just missed what you threw
Looking for escape way
From the devotion
That's burnt out
Became dust
We are all loser



Grab some tissues be blue sufficiently (Aaa~)
Sufficiently (There will be a)
Replacement (It's not time for you)
To answer it (Aaa~)
Sufficiently

Everything that's lost
Will return
Everything that's gone
Will change later

(Music)



Fatimah Alzahra

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu

Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



Albahzi Fachri

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun hadir seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah hadir kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama

Sia-sia pada akhirnya
Putus asa terekam pedih semua
Masalahnya lebih dari yang secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu kita semua gagal
Ambil sedikit tissue
Bersedihlah secukupnya

Secukupnya (Kan masih ada)
Penggantinya (Belum waktunya kau bisa)
Menjawabnya secukupnya

Semua yang sirna
Kan kembali lagi
Semua yang sirna
Kan nanti berganti



sheeva lidya

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi
Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian…



Bayu Rizky

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi
Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya
Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



Azure

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu

Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



AFJB

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu

Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



Fatqi Rizal

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi
Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian…



Fathir Ganteng

Ringkasan

Lirik

Dengarkan

Orang lain juga menelusuri

Lirik

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu

Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



Alifia Aprizila Putri

Lirik

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
'Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil

Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu

Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti terganti



Siti Nur Faizah

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari

Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan aku pun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu
Yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama

Sia-sia (pada akhirnya)
Putus asa (terekam pedih semua)
Masalahnya (lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun
Silam

Putra-putri sakit hati
Ayah-ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil s'dikit tisu
Bersedihlah secukupnya

Secukupnya ('kan masih ada)
Penggantinya (belum waktunya kau bisa)
Menjawabnya (ah-ah-ah-ah-ah)
Secukupnya

Semua yang sirna 'kan kembali lagi
Semua yang sirna 'kan nanti berganti
(ah-ah-ah-ah-ah)
(ah-ah-ah-ah-ah)
(ah-ah-ah-ah-ah)
(ah-ah-ah-ah-ah)



Cikal _624

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
Tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri mengais validasi
Dan aku pun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu
Yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
Ah ah ah ah
Sia-sia pada akhirnya
Putus asa terekam pedih semua
Masalahnya lebih dari yang secukupnya
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati Ayah Ibu sendiri
Komitmen lama mati hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
Ah ah ah ah
Secukupnya kan masih ada
Penggantinya belum waktunya kau bisa
Menjawabnya ah ah ah ah ah secukupnya
Semua yang sirna kan kembali lagi
Semua yang sirna kan nanti berganti



Tukang 2000

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
Tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri mengais validasi
Dan aku pun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu
Yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
Ah ah ah ah
Sia-sia pada akhirnya
Putus asa terekam pedih semua
Masalahnya lebih dari yang secukupnya
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati Ayah Ibu sendiri
Komitmen lama mati hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
Ah ah ah ah
Secukupnya kan masih ada
Penggantinya belum waktunya kau bisa
Menjawabnya ah ah ah ah ah secukupnya
Semua yang sirna kan kembali lagi
Semua yang sirna kan nanti berganti



Xe

Reff 1 (0:01 - 1:18) Versi Covid - 19

- Kapan terakhir kali, menghirup udara yang segar? Tenang...
- Tak perlu memikirkan tentang wabah yang akan datang, di esok hari
- Tubuh yang terdiam kini
- Terjangkit Covid - 19
- Dilema ku menanti
- "Ku Hidup atau Mati?"

- Dan aku pun sepele, seakan paling kebal
- Akhirnya ku terjangkit, dan tak bisa apa - apa
- Merenung, di dalam hati
- Kan Ajal menjemputku? Diriku menyesal
- Menangis tersedu - sedu

- Haaaaaa, Kesakitan
- Yang ku lakukan, Pembodohan
- Menantang maut Tuhan
- Kesalahan!
- Yang ada hanya, penyesalan



erss

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
Tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri mengais validasi
Dan aku pun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu
Yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
Ah ah ah ah
Sia-sia pada akhirnya
Putus asa terekam pedih semua
Masalahnya lebih dari yang secukupnya
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati Ayah Ibu sendiri
Komitmen lama mati hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
Ah ah ah ah
Secukupnya kan masih ada
Penggantinya belum waktunya kau bisa
Menjawabnya ah ah ah ah ah secukupnya
Semua yang sirna kan kembali lagi
Semua yang sirna kan nanti berganti



All comments from YouTube:

Tondi Syahputra nst

buat kalian yang lagi berada difase :
-merasa ga guna
-selalu salah dgn apa yang diperbuat
-butuh sesuatu tapi gapernah tercapai
-ga punya teman yang sefrekuensi
-bosan dgn segala hal

kalian semangat, soalnya kalian ga sendirian :)

mr x

Terlalu malaz mungkin sama kek gua bosan ke semua hal yg beruntutan

Ivan Nando

Samaa bg

Sabrina malik

saya bgt...udh gitu blm punya motor lgi, dikampus diremehkan trs..capee pokonya mah

rnxy_.

alhamdulilah, masih punya temen sefrekuensi

Raian Ardiansyah

Tetep semangat

267 More Replies...

INDRA .

kadang iri liat temen beli sesuatu tinggal minta
and sedangkan gw harus berusaha sampai kadang ² stresss


when mentally down, I listen to this, just to cheer myself up

Sabita Isbanah

sama, kalo gua kudu nabung dulu kadang kalo ada kembalian gua masukin ke celengan

peachyshar

iya ngeliat ortu udah ga se jaya dulu lagii

ZeroZeo

Kadang iri sama org" yg bahagia sama pasangan nya. Entahlah, gua cuma pengen bisa ngerasain bahagia punya cwe. Itu aja doa gua ke Tuhan.

More Comments

More Videos